Berangkat dari diskusi dimillist-milist yahoogroups, tergerak untuk menulis sedikit tentang apakah orang orang non muslim seperti Bunda Teresa, Louis Paster, Isaac Newton, Thomas Alfa Edison dan penemu-penemu besar untuk kemajuan kemanusiaan itu semuanya masuk neraka karena mereka adalah non muslim?
Apakah orang-orang yang yang bermandikan peluh keringat, meneteskan air mata, berkorban darah dan nyawa untuk membela manusia dan kemanusian itu semuanya masuk neraka karena mereka non muslim. Dan sebaliknya, apakah orang-orang malas yang menghabiskan waktu mereka disudut-sudut masjid semuanya masuk surga hanya karena mereka muslim?
Kalau memang demikian adanya, maka pertanyaannya adalah dimanakah gerangan keadilan Illahi menurut ajaran Islam? Apakah murka Tuhan lebih besar ketimbang sifat kasih sayang-Nya?
Pertanyaan tentang keadilan Illahi seperti ini sebenarnya sudah muncul sejak awal-awal Islam, banyak paham yang bermunculan menjawab persoalan tersebut. Ada yang mengatakan bahwa yang berhak masuk surga hanyalah orang-orang yang beragama Islam saja, dan mereka menguatkan pendapat mereka tersebut dengan ayat-ayat yang ada didalam alquran.
Pendapat yang lain mengatakan bahwa barang siapa yang berbuat baik, maka Tuhan tidak akan menyia-nyiakan perbuatan baik tersebut. Tuhan tidak mempunyai hubungan kekerabatan dengan siapapun, Tuhan itu tidak rasis, Tuhan itu adalah Tuhannya semua manusia, baik dia berkulit putih, hitam, kuning , bule, negro dan seterusnya. dan merekapun menguatkan pendapat mereka tersebut dengan ayat-ayat yang ada didalam alquran.
Dua pendapat ekstrim tempo dulu tersebut, kemudian ditambah dengan isu pluralisme yang dikembangkan dibarat pada abad 18, dimana terjadi penyiksaan dan penghukuman yang mengerikan atas nama agama kristen, maka muncullah para pemikir-pemikir di eropa yang menggulirkan isu pluralisme agama yang dikomandani oleh Profesor John Hick, penemu konsep pluralisme yang rumit ini mengizinkan semua orang untuk masuk surga guna mencegah terjadinya pembantaian atas nama agama kristen.
Sampai tiba pada masa kita sekarang, banyak diantara pelajar muslim yang berguru ke Amerika dan barat kemakan dokrin rapuh dari Profesor John Hick tersebut dan setelah kembali ke Indonesia mereka mengkampanyekan isu pluralisme agama.
Apakah memang semua orang dari semua agama bisa masuk surga atas nama pluralisme dan ketidak rasisan Tuhan?
Kalau semua orang dan dari semua agama bisa masuk surga, lalu apa bedanya menjadi muslim, kristen, hindu dan budha? Apa bedanya menjadi muslim dan non muslim. Apa perlu dan manfaatnya orang-orang rela mati demi membela dan menjaga kehormatan agamanya masing masing?
September 27th, 2009 at 5:22 pm
[...] apa yang sudah kita bicarakan sebelumnya apakah orang-orang yang telah berkorban demi kemanusiaan, mempersembahkan ilmu pengetahuan demi [...]
October 21st, 2009 at 4:03 pm
Menurut pendapat dari cara pandang anda sebagai Muslim sangatlah kami hargai. Jadi gimana kalau menurut Kristen, Budha, Hindu, Konghuchu dan agama-agama lainnya.. di Alkitab dikatakan bahwa barang siapa yang tidak percaya kepada Allah Bapa, YEsus Kristus dan Roh Kudus, serta memegang teguh iman Kristiani dalam perbuatan dan tingkah lakunya sehari-hari tidaklah akan masuk Surga… jadi saya beranggapan untuk mengambil jalan tengahnya ‘benar atau tidaknya’ itu terserah penilaian kita masing-masing.. mungkin setiap agama itu mempunyai surga dan nerakanya sendiri ha ha ha.. jadi meluber aja.. memang bagusnya agama itu tidak perlu di perdebatkan dan dibanding2kan..
October 24th, 2009 at 3:06 am
Kalau hanya muslim saja yang berhak masuk surga yang akan menjadi tanda tanaya apa artinya Tuhan mengasihi semua mahluknya sebagai manifestasi dari salah satu sifat Tuhan yaitu Allah Maha Pengasih………
Janganlah kita terlalu berbangga diri karena kita menganut agama islam, lebih 99 % orang muslim itu menganut islam karena keturunan…..
October 27th, 2009 at 11:54 am
Salam…
Secara kasat mata, pada umumnya kita tidak selalu setuju jika adil itu “hanya” samarata-samarasa. bahkan seringkali, adil itu adalah pembagian yang sesuai dengan keadaan yang sebenarnya. contohnya uang jajan yang dikasihkan pada anak TK, SMP, Mahasiswa, biasanya nggak dikasih sama oleh ortu kan???
nah…masalah ganjaran Tuhan, apakah itu Pahala, surga, neraka, dll.. jelas Dia yang paling tau, karna bukankah Dia yang bikin ketentuan segala yang ada di alam semesta ini jauh sebelum kita diijinkan untuk mikirin itu semua.
Meskipun begitu, Cukup bijaksana seorang muslim yang berkata bahwa sifat Rahman Tuhan itu diberikan pada semua makhluknya, manusia (beriman atau tidak), hewan, tumbuhan, dll..
adapun sifat Rahim Tuhan itu spesial untuk hamba-Nya yang mematuhi tata aturan-Nya yang sudah diturunkan oleh utusan-Nya Muhammad saw.
Adapun tentang “perbuatan yang baik” yang dilakukan oleh semua orang (muslim atau nonmuslim), Tuhan dengan sifat Rahman-Nya tadi sudah jelas mengganjarnya di dunia ini dengan banyak hal..yang antara lain: bagi yang berbuat baik/prestasi, maka dia pasti mendapat penghargaan oleh orang lain, kedudukan yang baik disisi manusia, dll. itu adalah bukti bahwa Tuhan Maha Adil, Dia tidak menzhalimi hambanya. nah, adapun jika yang berbuat baik itu adalah muslim, maka dalam pemahaman islam, dia akan mendapatkan nilai plus berupa ganjaran tambahan di akhirat…
Salam…
October 28th, 2009 at 12:05 pm
bagi saya yang paling ngga habis pikir adalah kenapa agama selaku dipikirkan dan dicari logikanya, bagi saya agama itu untuk dipercayai atau diyakini, ketika Musa AS bisa merubah tongkatnya menjadi ular dimana logikanya ?, ketika Isa Al Masih putra maryam mebangkitkan orang yang mati, dimana logikanya ? begitu pula ketika Muhammad SAW melakukan Isra Mi’raj, gimana juga cari logikanya
Allah banyak memberikan contoh-contoh di dunia agar manusia menjadi cerdas bukan mengada-ada, sebagai contoh, manusia dewasa berawal dari bayi, pohon besar barawal dari bibit, tunas dan akhirnya menjadi pohon yang besar
begitu pula agama, semuanya rahasia Allah, kenapa Allah tidak menurunkan 1 kitab suci, 1 agama dan 1 nabi sejak nabi Ibrahim hingga Muhammad, kenapa pula semuanya melalui proses, yang pada akhirnya di kitab suci umat muslim tercantum “aku sempurnakan…”
semua yang ada didunia saat ini mudah saja kok untuk dipahami ngga perlu dipikirkan, surga, neraka, hindu, budha, kristen, islam semuanya sudah jelas dijabarkan
yang sampai saat ini belum ada penjelasan apapun, kenapa Allah mengijinkan setan/iblis untuk mengganggu manusia, apakah agar neraka tidak menjadi mubazir karena tanpa penghuni atau manusia agar patuh kepada Allah atau ada alasan lainnya?
October 30th, 2009 at 3:04 pm
ya menurut saya dengan apa yang saya pelajari sama yang saya ketahui dan saya dengar dan dapatkan. memang tidak ada larangan bagi kita untuk memeluk agama mana aja, dan meyakininya. tapi yang salah mengapa manusia di anggap tuhan, udah jelas nabi itu adalah manusia. kitab taurat, injil pun perjanjian lama sudah di rubah menjadi baru. karena manusia jaman dahulu saking cerdasnya yg merubah-rubahnya.
October 31st, 2009 at 9:49 am
Sebenarnya semua jawaban di atas ada dalam Al qur’an semuanya..kalau sekiranya kita sedikit melapangkan dada, dan dalam kondisi hati dan pikiran netral tentu akan merasa Al qur’an seperti teman/makhluk Alloh yang sedang bercerita kepada kita tentang Kholik dan makhluk…
itu sebabnya mengapa orang muslim yg beramal soleh,di dalam kubur akan ditemani oleh makhluk Alloh yang tampan dan bercahaya…itulah Alqur’an…!
October 31st, 2009 at 10:14 am
jangan di salah artikan jihad adalah perang …
bukan itu, posting pun bisa di katakan jihad..
karena jihad itu sebenarnya hanya mengajak bukan perang ataupun bom…
dan memang banyak sekali di salah artikan…
November 3rd, 2009 at 3:07 pm
saya juga bingung mas, saya bukan tuhan. wallahualam bishowab
November 4th, 2009 at 6:53 pm
Salaam. Ada manusia yang berhempas pulas keluar keringat kerana untuk KEPUASAN NAFSu sendiri. Dia merasa puas melakukan kerja2 hebat, yang akhirnya dia mendapat PUJIAN dari manusia. Bukan melakukan pekerjaan kerana ALLAH atau untuk mendapat PUJIAN dari ALLAh S.w.t.
Kerana itu Allah sudah gariskan panduan2 yang cukup cantik. Manusia sudah dikurniakan AKAL, tetapi masih tidak mahu menggunakan AKAL dengan baik dan masih mengikut NAFSU
Dan tidak dilupakan kerja Iblis dan syaitan adalah untuk MENYESATKAN manusia, dan menjauhkan anak Adam dari RAHMAT ALLAH. itu adalah perjanjian Iblis dengan Tuhan, dan Tuhan maha pemurah.
Allah nak seksa kita SETIAP saat dari dulu lagi sampai selama2nya pun Dia boleh. Siapa mahu lawan Dia??? CUba lah kalau berani? MAnusia berkumpul semua dengan malaikat dan jin pun TIDAK AKAN mampu untuk melawan Tuhan, maka ada sesiapa yang berani mahu melawan Tuhan??
Allah punya sifat IRADAh, iaitu BERKEHENDAK. Dia pencipta segalanya , maka adalah HAK Dia untuk melakukan apa sahaja
Walaubagaimana pun, kerana Maha Pengasih dan Maha Penyayang nya Dia, Dia bagi manusia banyak NIKMAT di dunia ini, tetapi ramai manusia yang lupakan Dia, syirik pada Dia, tidak bersyukur, melebih2 kan makhluk dariNya , dan sebagainya
Walaubagaimana pun HIDAYAH milik Allah. orang yang kafir pada hari ini tidak semestinya kafir buat selamanya, mungkin esok lusa dia akan mendapat HIDAYAH, ALLAH MAHA TAHU
tetapi jangan pula orang yang mengetahui buat2 tidak tahu, dan lebihkan NAFSU dari menggunakan AKAL
maka kita AKAN dipertanggungjawabkan nanti, dengan apa yang kita KERJAKAn sekarang. ALLAH Maha mengetahui setiap isi hati kita, maka kita TIDAK dapat menyembunyikan dariNya
Semoga kita terpelihara dari SYIRIK kepada Allah. Semoga kita dirahmati dan diberkati olehNya. Semoga dijauhkan dari seksa kubur dan neraka
Ingatlah, Kasih sayang Allah melebihi segalanya, TETAPI jangan lupa, azabNya amat lah pedih dan tiada siapa yang dapat melawanNya
“Katakanlah: “Dialah Allah, Yang Maha Esa”.
Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu.
Dia tidak beranak dan tiada pula diperanakkan,
dan tidak ada seorang pun yang setara dengan Dia.” Surah Al Ikhlas
Peace, love and justice for all
November 5th, 2009 at 12:11 pm
Saya bukan alhi Teologi, tapi saya pernah baca,
di Alkitab (Kristen/Katolik), kitab Wahyu bab 20 : 11-15
Silakan baca, disitu disebutkan bahwa tiap-tiap orang akan dihakimi (penghakiman terakhir) menurut Kitab nya masing-masing
Sebenarnya Tuhan tidak menciptakan agama, tapi manusia lah yang menciptakannya
Ada bbrp agama yang berlandaskan keTuhanan (Kristen, Islam, Katolik)
namun ada juga yang berlandaskan animisme / dinamisme
Jadi, sebenarnya Tuhan sudah tahu bahwa akan terjadi pemikiran-pemikiran manusia yang menjadikan beberapa agama
Maka dituliskan dalam kitab diatas bahwa tiap orang akan dihakimi menurut kitabnya masing-masing, begitulah wahyu Tuhan.
Kalau di Alquran saya tidak tahu ada apa tidak
Semoga penjelasan saya bisa membantu
November 5th, 2009 at 12:15 pm
Saya bukan alhi Teologi, tapi saya pernah baca,
di Alkitab (Kristen/Katolik), kitab Wahyu bab 20 : 11-15
Silakan baca, disitu disebutkan bahwa tiap-tiap orang akan dihakimi (penghakiman terakhir) menurut Kitab nya masing-masing
Sebenarnya Tuhan tidak menciptakan agama, tapi manusia lah yang menciptakannya
Ada bbrp agama yang berlandaskan keTuhanan (Kristen, Islam, Katolik)
namun ada juga yang berlandaskan animisme / dinamisme
Jadi, sebenarnya Tuhan sudah tahu bahwa akan terjadi pemikiran-pemikiran manusia yang menjadikan beberapa agama
Maka dituliskan dalam kitab diatas bahwa tiap orang akan dihakimi menurut kitabnya masing-masing, begitulah wahyu Tuhan.
Jadi kurasa tiap pemeluk agama bisa masuk Surga, asalkan mereka di kehidupannya berbuat sesuai dengan kitabnya masing-masing
Semoga penjelasan saya bisa membantu
November 6th, 2009 at 2:16 am
berhati-hatilah membaca tulisan ini…cernalah baik-baik, tinggikanlah level-level keimananmu baru kamu boleh mencerna tulisan ini!
November 9th, 2009 at 11:14 am
setuju ama Al-ittihad ,.
gaya bicara orang filsafat ,agak gmn gitu.
Pernah denger nggak ,klo kt belajar filsafat pada pagi hari maka kafirlah kita pada sore harinnya
November 9th, 2009 at 3:10 pm
Anda jangan terlalu naif & takabur. Posting ini terlalu mengagung2kan suatu agama tertentu (Islam). Belum tentu agama yang anda agung2kan itu paling benar! Sesungguhnya nanti di akhir zaman akan turun Nabi yang akan diakui oleh semua umat manusia dari semua agama dimuka bumi karena nabi ini bersifat universal, manusia yang diselamatkan tergantung amal & ibadah agamanya masing2. Kan lucu kalo di hari kiamat setiap Nabi di muka bumi ini datang hanya menyelamatkan umatnya masing2 (Muhammad datang cuma menyelamatkan kaum muslim, Yesus cuma menyelamatkan kaum Nasrani dst, bisa2 di Surga, Nabi Muhammad & Yesus perang dong untuk membela kaumnya masing2, apa kata Surga?). Karena manusia dimata Tuhan sama, apapun agamanya. Kulit & rupa luar boleh beda, tapi darah tetap merah & tulang tetap putih warnanya. Camkan itu bung…!!! Dari posting ini nampak kedangkalan pola pikir & ilmu agamamu
November 9th, 2009 at 3:20 pm
to Riset: Kenapa Allah tidak menurunkan 1 kitab suci, 1 agama dan 1 nabi sejak nabi Ibrahim hingga Muhammad <– ga bisa dong karena Tuhan menurunkan Nabi sesuai dengan zaman & tempatnya masing2. Ingat, ribuan tahun lalu teknologi belum secanggih sekarang. Pegimana caranya 1 Nabi bisa keliling dunia ngajarin agama? Naek onta? Jalan kaki? Bisa2 keliling 200 thn juga ga selesai2 keliling benua. Walau bisa saja Tuhan menggunakan mujizat tapi tetap Tuhan harus menurunkan Nabi yang cocok dengan daerah tempat dimana Ia diturunkan dan Rencana Tuhan adalah menurunkan agama2 ke dunia hanya untuk pedoman/pegangan hidup manusia, hanya sebagai penyedia jalan sebelum Nabi yang Universal turun menyelamatkan seluruh umat manusia dimuka bumi karena Tuhan sudah tahu dunia nanti akan kacau seperti sekarang (terbukti agama saat ini kurang ampuh mencegah kekacauan dunia, karena nafsu & keserakahan manusia yang tak terbendung)
November 11th, 2009 at 2:16 pm
Menurut saya setiap agama selalu mengajarkan kebaikan kepada pra pemeluknya, baik buruknya manusia itu hanya Tuhan yang tau sebab baik menurut ukuran manusia belum tentu baik menurut Tuhan, demikian sebaliknya, sehingga pemikiran dari sudut pandang agama saya pikir tidak perlu diperdebatkan.
Agama islam,kristien,hindu,budha, katolik, dsb menurut saya semuanya baik /mengajarkan kebaikan tinggal bagaimana individu2nya menerima,mengetahui,mengerti dan melakukan yg dituliskan/diajarkan pada kitab sucinya
November 13th, 2009 at 10:45 pm
Aneh, buat apa yang seperti ini dibahas ya? Mau perbuatan baik non muslim dihitung sbg pahala kek, atau nggak kek, sebenarnya bukan urusan kita. Mereka dapat pahala juga tdk akan mengurangi pahala kita. Pedoman kita berbuat baik pun bukan karena mereka berbuat baik. Perintah kita berbuat baik pun bukan karena diminta meniru perbuatan baik mereka.
Yang justru perlu dikhawatirkan adalah sudah seberapa dekatnya kita menjadi orang yang beriman? Sudah seberapa dekatnya kita menjadi orang yang hanif (lurus, sami’na wa atho’na). Serta sudah seberapa baik kita berbuat kepada sesama dan melakukan amar a’ruf nahi mungkar.
Menilai-nilai orang lain tidak akan membuat kita lebih baik dan lebih termotivasi.
November 14th, 2009 at 8:48 am
Kalo berbicara tentang Agama, tentu masing-masing penganut Agama tertentu merasa BENAR; ya memang demikianlah kepercayaan beragam manusia ( Jika Orang Islam berkeyakinan Agamumu untuk mu Agamaku untuk ku) jadi ga ada masalah biarkanlah keyakinan orang-orang diluar ISLAM menghina, mendangkalkan Akidah. NAMUN orang Islam tidak akan bergeming sedikitpun dari keyakinannya. Contoh : ada Non Islam datang membantu orang-orang Islam yang terkena musibah Gempa baru-baru ini di Pariaman Sumatera Barat dengan iming-iming masuk ke agamanya. dengan serta merta ditolak mentah-mentah, bahkah yang ingin membantu tersebut diusir dari negeri tersebut. Keyakinan Negeri Urang Awak itu kental dengan keislaman, walaupun sholatnya kurang, kalo Agamanya tersinggung, walaupun dibantu dengan kekayaan sepenuh bumi dan langit, tidak mau merubah keyakinannya, apalah artinya kekayaan dunia, hanya sampe pintu kubur, setelah itu dibagi-bagi oleh ahli warisnya. (Itulah keyakinan orang di Negeri URANG AWAK itu) ga bisa ditawar-tawar. contoh suatu KEYAKINAN, jadi ga ada masalah, mau Kristen kek, mau Budha kek, mau Yahudi kek mau tidak beragama kek, hanya Allah SWT yang Maha Tahu siapa-siapa yang akan diberi Hidayah-NYA.
November 15th, 2009 at 6:01 pm
Keyakinan yang baik untuk disembah tentunya yang melewati batas kekuatan manusia itu sendiri….supaya, ketika manusia berteriak minta tolong untuk sesuatu yang tidak mungkin bisa ditolong secara logika; hadirlah yg disebut Mujizat Tuhan. Mujizat bukan ruang logika, ini murni Doktrin Pengakuan akan Kuasa Tuhan. Urusan masuk surga atau tidak, ini juga ruang doktrin jadi tidak bisa ditelaah secara logika. Hanya satu untuk ranah ini: iya dan Amien lalu sembahlah. Bila urusan vertikal-pun bisa dicerna dengan logika, mengapa juga harus menyembah Tuhan toh otaknya mirip dengan manusia, bukan? Bila orang Kristen begitu men-Tuhankan Yesus Kristus, itu karena Mujizat2 yang dibuatnya di luar jangkauan logika serta Ajaran Kasihnya bagi semua orang….kedua ciri Tuhan yang menjadi dasar keimanan orang Kristen untuk menyembahNya. Bila saudara-saudaraku yang Muslim juga begitu mengimani keyakinannya, itu juga karena mereka punya dasar yang kuat meyakini itu tanpa perlu dipertentangkan. Baik orang Muslim maupun Kristen sama-sama tidak tahu apa yang terjadi di depan dalam hidup mereka tapi masing-masing punya keyakinan bahwa “saya pasti masuk surga setelah kematian itu sendiri”.
Urusan Tuhan dan Surga Percayakan saja pada Keyakinan anda masing-masing, urusan duniawi (politik,ekonomi, dll) mari kita debatkan sedalam-dalamnya karena Tuhan memberi Akal Budi untuk mencerna ranah ini dengan seluas-luasnya.
November 17th, 2009 at 6:13 am
mudah nggak usah repot…. TUHAN pasti tau hambaNya yang benar2 ingin mendekat padaNya…..Dia Maha pengasih lagi Penyayang…nggak mungkin menjerumuskan hamba yang…pengen mendekat….bener gak……
ketika seseorang…percaya pada Dzat yg Maha tunggal sang Pencipta Alam semesta…maka Dia telah bertauhid….
tinggal kita ikut cara yg mana….
Islam…?
kristen..?
budha..?
hindu…?
mohon maaf… kalo sy pilih islam krn ada aturan yg jelas…sy hrs…menghadap dlm 5 kali shr minimal….itu yg diwajibkan…msh bnyak lagi yg disunahkan….
kenapa hrs berlapar-lapar…
kenapa disaat orang tidur kita hrs bangun dan berdoa beribadah disepertiga malam….?
apakah kita bodoh itu perbuatan mubadzir????
jelas tidak>>>
jikalaupun benar kita bodoh… maka siapa yg bikin kita bodoh???? jelas Tuhan (Bapa,Allah,Yahweh,YHWH,Sang yg widi ws,Sang Penguasa Alam semesta)tidak akan mengabaikan amal hamba2 Nya…
jelas beda orang membersihkan diri 5 kali sehari dengan 1 kali sj??
ini berlaku dgn seagama sendiri…?
jelas tidak mungkin TUHAN butuh ibadah sy????
Sy lah yg butuh ampunan…bersyukur….karena telah diberi hidup>>>
jangan saling menyalahkan…inilah yg penting….mohon petunjuk terus pada Dzat yg memberi jalan…Dzat yg membolak balik kan hati manusia…..selagi kita masih sadar….
salam….semoga Tuhan memberi jaln yg lurus kepada Anda semua Amin….
November 19th, 2009 at 7:34 am
to : NON MUSLIM
itulah masalahnya, atau mungkin juga tepatnya rahasia Allah, kenapa semuanya harus melalui proses, bagi Allah sebenarnya tidak ada yang mungkin, ingat saja umur nabi musa yang ratusan tahun, atau cerita 3 orang yang tertidur didalam gua dan dibangunkan lagi ratusan tahun kemudian, atau Isa Almasih Putra Maryam yang diyakini kelak akan datang setelah peristiwa salib-saliban
mengenai cara penyebarannya, saat ini sudah terbukti Isa Al Masih putra Maryam atau Muhammad SAW tidak perlu keliling dunia untuk menyebarkan agama, bahkan saat ini dimana jasadnya tidak ada akan tetapi ajarannya tetap menyebar dengan sendirinya, jadi ngga perlu keliling dunia naik onta apalagi naik ojek segala.. ngga sanggup bayarnya
…
(terbukti agama saat ini kurang ampuh mencegah kekacauan dunia, karena nafsu & keserakahan manusia yang tak terbendung)
…
pernyataan yang aneh, apakah kelak ada agama baru, atau saat ini ada satu agama yang lebih baik dari agama lain, tetapi mungkin saja sih ada agama-2 baru, di amerika ada kepercayaan yang sudah dianggap agama, pernah dengar agama Elvis Presley ??? di USA banyak loh penganutnya dan pada akhirnya benar apa yang dikatakan Muhammad SAW “Kelak akan bermunculan para ahli bid’ah”
“dari yang ada – ditiadakan, dari yang tidak ada – diadakan, yang pada akhirnya mengadakan yang tidak-tidak”
November 22nd, 2009 at 10:46 am
Kebiasaan ibarat rel yang akan membawa kendaraan sampai ketujuan. Yang biasa mencuri tanpa disadari akan menjadi pencuri yang lebih nyaman dilingkungan yang memungkinkan dia mudah dan bebas mencuri. Ruangan yang bebas/tak dilarang merokok ibarat sorga bagi perokok dan neraka bagi yang tak suka merokok. Jadi sorga bagi pencuri dan perokok adalah lingkungan yang mereka inginkan dan sukai, yang bagi orang jujur dan bersih asap rokok merupakan neraka.
Menurut TM dan TP Tuhan YME itu memberikan kesempatan kepada setiap ciptaan Nya untuk memilih, padahal semua pasti memilih sesuai dengan keinginannya, jadi………… sebenarnya Dia bukan menghukum atau berlaku kejam melasinkan memberikan tempat sesuai dengan apa yang dipilih oleh setiap ciptaan Nya.
November 23rd, 2009 at 8:45 am
Masuk surga itu adalah anugrah dari Tuhan, itu hak Prerogatip Tuhan, kita tidak boleh dan tidak ber hak untuk menentukannya. Hanya saja perlu sdr. ketahui bahwa yang menjadi hakim terakhir adalah Nabi ISA, tentunya dia akan memilih orang2 untuk masuk ke sorga adalah yang dia kenal dulu baru yang lain.
November 25th, 2009 at 6:14 am
Logikamu tak sanggup untuk meengetahui-Nya..
Tntang posting anda..
menurutku itu adalah hak prerogatif Dia
rencana-Nya tak dapat dilogika
kputusan-Nya kadang ganjil dan tak ssuai
Tapi Dia MAha Adil
November 25th, 2009 at 1:32 pm
hmm…kalo menurut gw nih…dari dulu TUHAN itu satu dia tidak pernah berubah…sampe kapanpun…
dia menciptakan seluruh mahluk di jagat raya ini….dan dia menurunkan perintah serta larangan kepada mahluknya yang berakal/berotak….
Setiap perintah dan larangan TUHAN adalah baik dan akan berakibat kebaikan bagi mahluknya yang berakal MENURUT KERANGKA/DIMENSI TUHAN dan bukan MENURUT DIMENSI MANUSIA…
Salah satu perintah TUHAN yang paling mendasar adalah Dia memerintahkan kepada mahluknya yang berakal untuk senantiasa MENYEMBAHNYA dan TIDAK menyembah yang lain sebagai TUHAN….
Si Fulan memiliki 2 orang anak, sebut saja si Anu dan si Ini. Si Anu dan si Ini pandai dan baik. Yang membedakan keduanya adalah si Ini mengakui dan bangga kalau si Fulan adalah ayahnya sementara si Anu TIDAK mengakui jika si Fulan adalah ayahnya…(he..he..he..kan banyak yach jaman sekarang seorang anak tidak mengakui ortunya…)
Suatu ketika si Fulan membeli sebuah rumah baru yang besar dan mewah dan kedua anaknya meminta rumah baru tersebut. Pertanyaannya, kira-kira kepada siapa yach rumah itu akan diberikan ? Kepada si Anu kah…? Atau kepada si Ini ?
November 26th, 2009 at 1:42 am
keadilan???
Mengapa umat muslim akan masuk surga? karena mereka mengakui Allah SWT adalah Tuhannya di akhir hayatnya (klo sebelum ninggal dia keluar dari Islam / tidak mengakui Allah SWT sebagai Tuhannya maka dia tidak akan masuk surga).. Ya jelas lah,pikir aja..klo Tuhan yg ASLI tidak di akui oleh mereka (NON-MUSLIM) maka Tuhan yg ASLI gak akan rela mereka (NON-MUSLIM) tidak akan masuk surga..
Walaupun semua umat muslim masuk surga tetapi pembalasan atas dosa masih berlaku,yah…banyaklah yg gosong2 dulu lah beribu-ribu tahun di neraka..
Huaaaaaaaahh.. alangkah banyak dosa gw..Mw berapa ribu tahun…
Gak papa lah.. Yg penting gak selamanya di neraka seperti orang kafir.. Dapet terasnya surga aja lumayan.. Adem ayem rek..
November 26th, 2009 at 11:28 am
@akhmad hidayat : ente udah jawab pertanyaan gw… and I totally agree with u.
November 27th, 2009 at 2:12 pm
Masalah ini yang menjadi pertanyaan bagi saya selama bertahun-tahun.
Kalau jawabannya hanya sesederhana ” itu otoritas TUHAN, siapa yang masuk surga kita tidak tahu”, saya tidak tanya.
AGAMA = BUATAN MANUSIA.
kalo Tuhan yang ASLI ingin umat-NYA mengenal DIA yang benar, mengapa DIA membiarkan umat “agama salah” tersesat? Pdahal umat “agama salah” juga punya motivasi yang tulus untuk mendektkn diri pdSang Pencipta.
Kalau anda bilang “makanya yang cerdas donk, teliti dulu mana agama yang benar”, berarti yang berhak masuk surga hanya orang-orang pintar ??
ini jelas bukan persoalan yang mudah untuk dijawab.
semua nabi mengajarkan hal yang baik, semua ajaran berorientasi pada kasih ,aik kasih kepada TUHAN maupun kasih pada sesama. Mana nabi yang harus diikuti? Semua agama yang diakui sungguh baik, kecuali agama-agama sesat yang jelas-jelas mengajarkan perbuatan-perbuatan iblis
samapai sekarang pertanyaan ini masih belum bisa saya temukan jawabannya..
November 28th, 2009 at 12:12 pm
@diajeng permata :
Apakah anda pernah membeli sebuah handphone yang baru ? Atau TV yang baru ? Kalau anda pernah membeli barang tersebut, coba perhatikan apa yang ada di dalam kardus / kemasan handphone atau TV tersebut. Saya yakin didalamnya terdapat buku petunjuk (baik user guide ataupun refference guide) whatever merk dari hp/tv yang anda beli tadi. Siapakah yang membuat buku petunjuk tersebut ? Kalau anda membeli handphone bermerk Nokia, saya yakin yang membuat buku petunjuk tersebut adalah Nokia bukan Sony Ericson, bukan Phillips dan bukan yang lainnya. Mengapa demikian ? Jelas karena Nokia adalah pencipta handphone bermerk Nokia yang anda beli tadi, sehingga dia tahu semua karakteristik dari handphone tersebut. Dia tahu bagaimana cara menggunakan hp tersebut dengan benar, dia tahu hal-hal apa saja yang dapat merusak hp tersebut. Dia tahu charger dengan spesifikasi yang bagaimana yang harus dipakai dan berapa lama waktu yang digunakan untuk mengisi baterai supaya baterai tahan lama. Dia juga tahu dan mampu mengoperasikan semua fasilitas-fasilitas yang ada pada hp yang anda beli tadi.
Hmm, sebentar yach….mau minum dulu neh…, oke saya lanjutkan. Nah…semua pengetahuan tadi dituangkan kedalam buku yang disebut Buku Petunjuk yang terdapat di dalam kemasan yang anda beli tadi. Kalaulah anda menggunakan hp tersebut SESUAI DENGAN SEMUA ATURAN yang ada di dalam buku petunjuknya, says yakin hp anda akan tahan lama (awet) dan anda dapat menggunakan hp tersebut secara maksimal sesuai dengan feature-feature yang terdapat didalamnya.
Begitupun manusia, kalau anda yakin bahwa manusia itu ada yang menciptakan dan yang menciptakannya itu adalah TUHAN, maka HANYA TUHANLAH YANG BERHAK membuat petunjuk bagi manusia, BUKAN pihak lain apalagi manusia itu sendiri. Mengapa demikian ? Karena hanya TUHAN lah yang mengetahui seluruh karakteristik manusia (ya…iya lah…kan DIA yang menciptakan, kalo DIA sampe nggak tahu karakteristik/sifat-sifat ciptaannya…..wah alangkah bodohnya TUHAN dan saya yakin TUHAN TIDAK BODOH). Nah semua aturan TUHAN itulah yang disebut AGAMA. Dan kalau kita hidup SESUAI DENGAN ATURAN TUHAN, saya YAKIN, SEYAKIN YAKINNYA, kita akan hidup bahagia di dunia dan akhirat kelak….
So….kalo pendapat anda :
AGAMA = BUATAN MANUSIA
maaf, saya tidak sependapat dengan pendapat anda.
Trims.
November 29th, 2009 at 12:53 am
Horas jala gabe tu hamu sasude na…!!!
jangan mau sakit Jiwa kelen…
Ngapain sibuk ngurusin yang jauh-jauh…
Lihat aja lingkungan terdekat,
dan jadilah TERANG sehingga kamukamu bisa bermanfaat bagi UMAT yang lain…. dimulai aja dari lingkungan terdekat…
agar… JikakamuMATInanti… ROHmuadalah… Roh penolong….
*acung jari telunjuk jari tengah .V,,
December 2nd, 2009 at 4:07 pm
lakum diinukum waliya diini
[109:6] Untukmu agamamu, dan untukkulah, agamaku”.
December 6th, 2009 at 6:14 pm
Pada ngomong apaan sich? Tuh, yang punya surga dan yang punya neraka saja pada santai dan adem ayem nunggu kalian semua…he he he…peaceee!!!
December 7th, 2009 at 4:59 pm
waduh,, kok agama jd perdebatan sih,,,,…
Agama bukanlah sebuah Logika yang harus diperdebatkan, namun Agama merupakan iman yang harus dikembangkan dalam diri kita masing-masing. Islam memandang agamanya yang paling benar,, begitu juga dengan kristen yang memandang agamanya paling benar…dan semua agamapun memandang agamanya masing2 yg paling benar ::jadi kesimpulannya “SEMUANYA BENAR”,, sama halnya untuk mendapat nilai 10, ad beberapa cara untuk mendapatkannya; misalnya 5+5=10, 5*2=10,,, kedua2nya hasilnya benar 10.
so mengapa harus diperebutkan kebenarannya,,, emang Piala Dunia,..!!!
yg perlu diperdebatkan adalah diri kita sindiri, apakah iman dan kehidupan yang kita lakukan sudah benar…???
alangkah lebih baiknya jika kita fokus untuk memperbaiki iman kita sendiri,, bukan ngomel sana sini untuk mencari celah kesalahan agama org lain.. agama bukan hal yg harus diperbaiki/dirubah/diganti :: tetapi yang harus diperbaiki/diperbaiki itu adlah iman kita terhadap agama yang kita pilih masing masing.
December 8th, 2009 at 3:18 am
assalamu ‘alaikum….manusia pertama adalah adam as semua agama mengakui dia manusia pertama hidup. jelas berarti semua agama benar dan ajaran2 yang dibawa tuhan sekalian sama kecuali atheis ye…. perumpamaan kita mulai lahir ga tahu apa2, beranjak balita udah bisa ngomong mama, udah remaja disekolahin mengenal lingkungan disekitar entah itu alam maupun bersosial, udah dewasa udah bisa cari uang trus nikah, udah tua tinggal nikmatin hasil panen waktu muda ma nunggu mati itu mungkin HUKUM alam..tapi ga mungkin alam ga da yang NGATUR…disetiap negara ja punya presiden, disetiap kelompok pasti ada pemimipin, disepak bola ja ada kapten kesebelasan,,jadi alam pun punya TUHAN klw ga ada kacauuuuuuu……..
nabi musa as menurunkan kitab tauratnya khusus buat bani israil..isa as menurunkan injilnya khusus buat nasrani..didalam ajaran injil ada ajaran taurat…berarti injil menyempurnakan taurat,,,setelah itu turunlah AL – Qur’an penyempurna kitab2 sebelumnya…injil, taurat, zabur dan kitab2 lainnya disempurnakan dalam satu kitab ” AL -Qur’an ” dan diperuntukkan seluruh umat. MUTLAK bukan. shalat dalam satu bahasa yaitu arab yang dibawa baginda Rasulullah SAW dan itu wajib lima hari sekali…bukankah ALLAH SWT itu hadir disetiap pagi maupun malam…walaupun tahun baru kek, natal kek, lebaran kek, hari nyepi kek, ALLAH tetap menganjurkan umat muslim wajib menunaikan ibadah shalat lima waktu..ga ada hal yang bisa ditawar….”habluminallah hablumminannas”
berhubungan baik dengan allah SWT & berhubungan baik dengan manusia kunci sukses dunia selamat akhirat untuk mendapat surga nya ALLAH SWT.
“ALLAH tidak melarang kamu untuk berbuat baik dan berbuat adil untuk orang orang yang memerangi kamu dalam urusan (agama) dan tidak mengusir kamu dari negri negri kamu. sesungguhnya ALLAH mencintai orang orang yang berbuat adil”(Qs; AL-Mumthahanah :8)
December 8th, 2009 at 5:40 am
@Bengong :
“Tuh, yang punya surga dan yang punya neraka saja PADA SANTAI dan adem ayem nunggu kalian semua…he he he…peaceee!!!”
Ooooo…, jadi yang punya surga dan neraka itu banyak yach (menurut ente) ? Ada berapa bro ? 2 ?, 3 ?, 10 ?, how many bro ?
Hati-hati bro kalow ngomong ….?
December 8th, 2009 at 3:59 pm
@damai donk
Menurut pendapat anda AGAMA itu apa (sampai anda bisa menggunakan logika matematika spt. itu) ? Memangnya output dari agama itu suatu kuantitas ?
Kalo menurut saya agama itu (pada prinsipnya lho) suatu ajaran/faham/kepercayaan yang mengatur hubungan manusia terhadap Tuhan dan ciptaanNYA sebagai pegangan hidup bagi manusia. (Kalo mau yang lengkap sih cari aja google, yang saya tulis sih versi saya sendiri)
Di dalam agama ada komponen penting yang disebut IMAN/PERCAYA.
Bro, sekarang perhatikan kalimat ini :
“Saya PERCAYA dibawah tanah yang saya pijak ini terdapat tambang emas.”
Kira2 output dari kalimat tersebut apa ? Kalo menurut saya cuma 2 (dua), yaitu :
1. Benar (ada tambang emas)
2. Salah (tidak ada tambang emas)
Jadi menurut saya, kalau anda mau me-logika-kan agama, anda tidak bisa menggunakan logika aljabar spt. contoh yang anda berikan di tulisan anda, tetapi akan lebih tepat kalo anda menggunakan LOGIKA BOOLEAN (ALJABAR BOOL).
So, kalo anda menyimpulkan agama SEMUANYA BENAR …..
Maaf, saya TIDAK SEPENDAPAT….
Trims.
December 9th, 2009 at 1:01 am
the light………bro penyesalan terakhir……kalo ENTE udah dalam kubur bakal tahu peran agama sepeti apa !!!!!!!!
trims
December 9th, 2009 at 5:37 am
@salam : Kalo menurut anda peran agama itu apa ? Anda menyalahkan orang lain tapi anda TIDAK memberikan opini anda sendiri…..
Bukankah lebih baik bila anda kemukakan opini anda dan kita bisa berdiskusi….?
Dari postingan anda, terkesan anda TIDAK SEPENDAPAT dengan saya….it’s ok.
Satu pertanyaan saya buat anda, kalau semua agama benar….lalu untuk apa TUHAN mengutus para nabi dan rasul ke dunia ini ?
Kalau semua agama BENAR, ngapain TUHAN mengutus para nabi dan rasul bro…? Toh semua keyakinan manusia benar…biarin aja manusia mau menyembah matahari kek, bulan kek, patung kek…, itu suatu kemubadziran menurut saya…
Tapi kenyataannya tidak demikian kan ? (at least in my opinion)…so what do u think bro…?
Trims….
March 31st, 2010 at 8:38 am
Subhanallah….
Sepertinya hal ini tidaklah perlu diperdebatkan, karena semuanya telah diterangkan didalam Alqur’an, bahkan sebelum alqur’an ada (oleh Nabi sebelum Rasulullah). Sering kita membaca ataupun mendengar beberapa kalimat dipenghujung ayat “….bagi orang-orang yang berfikir”. Abu Jahal (artinya : Bapak kebodohan ) pada zaman rasulullah bukanlah orang bodoh atau notabene idiot, dia adalah seorang ahli filsafat dan sebagainya. tapi kenapa dia (abu jahal red) disebut sebagai orang yang bodoh karena dia mendustakan agama Allah, tidak mengakui bahwa Allah adalah tuhannya.
Semoga kita termasuk orang-orang yang berfikir.
wassalam.
April 14th, 2010 at 5:07 am
Mohon jawabannnya:
Saya liat semua pada ngomongin surga & neraka, kira-kira siapa yg sdh pernah kesurga ato neraka???
Tau dari mana kalo surga & neraka itu ada???
Kl cuma cerita dari Alkitab ato Alquran kyknya sy ngga’ percaya kl surga & neraka itu ada, kecuali ada org yg bersaksi disertai bukti bahwa dia pernah ke surga ato neraka baru sy percaya.
Yg sdh pernah kesana comment dong…..
April 16th, 2010 at 9:52 pm
Suatu saat cucu kami “berdiskusi:
A: Orang pintar itu cenderung licik.
B: Kalau begitu kita pilih orang goblog untuk jadi pemimpin.
C: Bangsa kita nanti mudah ditipu.
A: Menipu itu dosa, akan masuk neraka, kita harus jujur agar dapat memasuki sorga.
C: Sorga dan neraka itu rahasia Tuhan, untuk menentukan seseorang masuk sorga atau neraka bukan atas kemauan kita, itu merupakan hak prerogatip Nya.
A.Itu bukan hak prerogatif.
B dan C.: Haaaaa (terperangah)
A. Hak prerogatip itu didapat dari orang lain, misalnya rakyat. Tak ada yang memberikan hak kepada Tuhan, Dialah yang memiliki hak untuk menentukan takdir seseorang, jangan katakan Tuhan mempunyai hak prerogatif,Tuhan memiliki hak mutlak tak ada yang memberikan hak ke-pada Nya, hingga tak ada yang dapat mencabutnya.
B: Menurut akung: Tuhan memberikan pilihan kepada umatnya untuk masuk ke sorga atau neraka sesuai dengan keinginan masing-masing, tetapi harus disertai usaha untuk mencapainya. Sorga itu tempat yang sesuai bagi orang baik dan neraka adalah tempat yang sesuai bagi orang jahat. Jadi kalau ingin masuk sorga jadilah orang baik, kalau ingin masuk neraka jadilah orang jahat. Tuhan itu maha pengasih dan penyayang, bukan kejam dan suka menghukum.
Pintar itu ibarat pisau tajam, jika dipakai untuk berbuat baik merupakan rel menuju ke sorga, jika digunakan berbuat jahat akan menjerumuskan ke neraka.
Aku menyela: Apakah kalian dapat membedakan antara yang baik dan jahat?
A: Yang baik adalah yang patuh pada perintahnya dan menjauhi setiap larangannya. Yang jahat itu yang dikuasai setan.
B: Kalau begitu setan itu musuh Tuhan?
A: Ya benar.
C: Kau ini plin plan, katanya Tuhan mempunyai hak mutlak mengapa setan tak ditumpasnya?
B: Menurut akung: setan itu tak mungkin disejajarkan Tuhan, setan bukanlah musuh Tuhan melainkan musuh manusia, malah sering juga berujud manusia.
C: Ya, segala yang dikehendaki Nya pasti terjadi, artinya kalau dikehendaki NYa setan akan dilenyapkan dalam seketika.
B. Tetapi……… kalau setan tak ada, semua akan masuk ke sorga.
Menurut akung: Tuhan YME sebelum menciptakan alam semesta telah merencanakan dengan saksama dan menyertakan hukum untuk mengaturnya yaitu Hukum Ekologi Universe. Kalau sorga dan neraka itu termasuk dalam rencana Nya, maka tak mungkin diubah atau ditiadakan oleh siapapun. Namun Dia tak pernah merencanakan seseorang untuk menjadi kerak neraka maupun penghuni sorga, semua diserahkan kepada “cita-cita” setiap manusia, tetapi tak akan didapatkan dengan percuma, harus melalui usaha,perjuanngan.
May 9th, 2010 at 10:25 am
Tidak ada gunanya kita berdebat soal agama karena kita tidak tau persis tentang agama karena kita lahir sudah dalam keadaan beragama, apalagi tentang neraka dan sorga, yang jelas Alloh menurunkan manusia ke Dunia ada tujuan nya,dan pilihan – pilihan hidup itu sudah menjadi takdir yang harus di jalankan baik itu buruk atau baik itu adalah pilihan kita,jadi jangan terlalu berharap banyak karena kita semua di lahirkan dan di turunkan ke dunia melalui pendosa,jadi biarkanlah berjalan apa adanya,sampai kita tau kapan kasih sayang Alloh itu kita rasakan dan kita nikmati,baru kita tau itulah tujuan hidup di dunia maupun sampai di akherat.
May 12th, 2010 at 4:58 am
Yohanes 14:6
LAI TB, Kata Yesus kepadanya: “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.”
Hanya DIA yang mengatakanNYA tidak nabi lainnya
May 18th, 2010 at 2:22 am
Sesungguhnya agama yang di ridhoi oleh Allah hanyalah Islam, itu keprcayaan umat islam terhadap agamanya, jika Anda yang non muslim mempercayai bahwa agamanya anda adalah yang terbaik, boleh dicari dikitabnya masing2 apakah ada ayat2 yang menyebutkan bahwa agama yang di ridhoi oleh… adalah…
Sorga dan Neraka adalah tempat dimana sebagai balasan bagi orang2 yang mempercayai ALLAH sebagai Tuhannya, dan menjalankan rukun Islam dan rukun iman secara konsekwen dan konsisten.
Kalau ada Tuhan lain yang mengatakan bahwa sorga dan neraka hanya untuk umatnya ya silahkan saja kepercayaan itu dipupuk.
June 13th, 2010 at 8:48 am
intinya agama “hadir” untuk memecah2 manusia menjadi bagian2 yang mana antar bagian itu saling menyerang entah sampe kapan.
yah ini lah INDONESIA,masalah yang penting dibiarkan,masalah yang kurang penting malah dibiarkan.
salam.
June 30th, 2010 at 4:42 pm
jika kalian percaya adanya tuhan…tentu kalian percaya adanya iblis dan kalian tahu sifat iblis itu bagaimana sudah tertera di kitab-kitab. IBLIS akan selalu menyesatkan hati manusia dalam (keragu-raguan) camkan itu. ALLOH MAHA PENGAMPUN LAGI MAHA PENYAYANG DAN PENERIMA TAUBAT HAMBA-HAMBANYA.
July 1st, 2010 at 5:23 am
Biarlah Tuhan sendiri yang berbuat terhadap Hamba HambaNya yang Dia ciptakan.
Kebenaran sejati ada ditanganNya.Mungkin agama agama yang ada adalah serpihan serpihan kecil dari kebenaranNya yang tak terbatas.
July 1st, 2010 at 11:19 pm
Agama tidak perlu diperdebatkan karena tidak akan ada selesainya….dan agama juga tidak dapat dipaksakan.Biarlah agamaku benar menurut aku (Pemeluknya,red)dan biarlah orang lain benar menurut keyakinanya.Kita tidak perlu sok menjadi pahlawan untuk agamanya sendiri kalo hanya mengusik ketenanngan orang lain.Agama itu mengajarkan kasih sayang,kedamaian dan kebaikan.Mengapa kalo mengaku orang beragama masih ada rasa kebencian kepada orang lain (Termasuk orang yang lain agama dengan kita)?Coba camkan saja”APAKAH KITA RUGI KALO ORANG LAIN TIDAK SEAGAMA DENGAN KITA?jawabanya….TIDAK SAMA SEKALI….
Apakah kita rugi kalo orang yang tidak seagama dengan kita ikut masuk surga bersama kita?Jawabanya “tIDAK RUGI KAN?
Apakah kaplingan disurga akan habis kalo ada orang yang beragama lain juga ikut masuk surga bersama kita?Sekali lagi apakah akan habis…….?Berapa luasan surga kalo kita takut akan habis kaplingan surga tersebut?
Semoga dapat menjadi renungan bersama….
July 3rd, 2010 at 6:48 am
saya melihat disni lebih ke arah menunjukan mana agama yg benar…ga usah dibahas masalah agama. itu terlalu riskan..contoh kecil..orang islam mengharamkan babi..tpi kristen memakannya. orang hindu india menyucikan sapi..tpi orang muslim menyembelih sapi jd korban..orang budha (biksu) ga makan daging (bernyawa) jd????????????………STOP bicara agama…buktikan sikapmu dari ajaran agamamu..bukan membenarkan agamamu untuk kesombongan yg malah menghancurkan umat manusia..ingat Indonesia negara beragama..tapi lihat?!!! korupsi,skandal sex….dll..pelakunya sapaa????????? org yg pnya agama!!!!…agamanya apa????…saya cinta prularlisme..masalah agama ga usah diungkit2..cukup kalangan tersendiri dan pribadi serta TUHAN…
July 10th, 2010 at 5:32 am
Agama Islam meyakini dan mengesakan Allah sebagai tuhan…penganutnya yakin akan tuhannya iaitu Allah…oleh itu, setiap penganutnya diberi balasan dengan yang sewajarnya oleh Allah….renungkan dgn mendalam,kita akan temui jawapannya…
July 10th, 2010 at 7:43 am
semuanya pinter-pinter. Terima kasih Tuhan karena Engkau berikan anugerah kepintaran kepada mereka (periset dan para komentator),semuanya BENER TAPI BELUM PENER, Yang satu mengatakan Tuhanku yang ASLI dan yang lain agama buatan manusia, agama adalah asalnya dari Allah sendiri, non muslim tidak masuk surga,yang didasari dengan penjelasan-penjelasan dari kitab suci masing-masing dan analogi-analogi duniawi. Saya salut kepada Riset yang membuat opini yang cukup menarik namun disayangkan akan menimbulkan keAKUan para komentator yang merasa telah menganut agama yang paling benar dengan MISKIN keimanannya. Keyakinan dan agama tidak pernah bertemu dalam satu titik di dalam sebuah diskusi kecuali satu kata TUHAN dengan berbagai istilah dan bahasa. Oleh karena itu sebaiknya halaman ini dihapuskan saja dan saya mengajak mari kita masing-masing pribadi kembali kepada keimanan kepadaNya dengan satu tujuan PERDAMAIAN di bumi.
“baik-buruknya di DUNIA ini tergantung kepada MANUSIA, baik-buruknya MANUSIA tergantung kepada HATInya, dan baik-buruknya HATI manusia hanya berada di TANGAN TUHAN”.
Apabila komentar saya kurang berkenan, mohon yang besar ampunannya. Terima kasih
July 11th, 2010 at 6:12 am
lakumdinikum walaidiin…,
untukmu agamamu untukku agamaku
maksudnya gini,
Islam punya surga yang dibuktikan dalam al-quran kitab sucinya orang islam,
untuk memasuki surganya orang islam syarat dasarnya adalah orang tersebut harus beragama islam, menjalankan segala perintah tuhannya (Allah), dan lain sebagainya.
Namun dalam ajaran non muslim saya tidak tahu,
apakah tuhan mereka mempunyai surga buat umat nya????
Kalau memang ada buat apa ribut2 nuntut masuk surganya orang muslim????
July 11th, 2010 at 11:19 pm
Perhatikan Firman Allah . tak pernah berfirmn ” innamal muslimuun ikhwatuun.” melainkan ” innamal MUKMINUUN ikhwatun dst. Orang muslim bisa jadi terrorist, ngamukan dan mau menang dan benarnya sendiri saja, tetapi orang MUKMIIN tugasnya mendmaikan umat manusia dimuka bumi dan terus berbuat KEBAJIKAN, hamemayu hayuning bawono.” bukan ngrusak seperti celeng, tikus dan hawa wereng. JADIIIIIIIII kalau benar mau menjadi orang BAIK, jadilah MUKMIIN bukan sekadar asal muslim saja, Bukan asal sudah sembayang srenthak-srenthuuk, munggah kaji , pakai kupluk, atau sorban dan jilbab… melainkan menjadi INSAN KAMIL… bukan insan CAMEEEL yang artinya manusia ONTA. Begitu lhoo. Lha wong sekarang ini bukan banyak ULL-ALBAB melainkan PAILUL-PAILUL juawalan ABAAB. Waah ya runyem kalau bitu caranya. Merea itulah ” tonni boster” ( Waton muni ndobose banter.) dan yang sudah tercekoki ajaran ngotot, menjadi DANI_EL WALUYO. = Nen dikandani ngeyel… batahane WATON suloyo.
Kitan samawi sebelum al Quran mencatat ” Orang degil, bodoh itu walau ditumbuk didalam lesung bersama gandum, dia tak akan lepas dari kedegilannya.” Lha mosok kita mau seperti itu? DEGIL, NGOTOTAN dan mau benar dan menangnya sendiri saja. Yaa konyol itu namanyaaa.
July 14th, 2010 at 8:16 pm
Kayak shacker tuh kl nanggapinya gua demen
g emosian, singkat, jelas, n berbobot.
gue simpatik
July 15th, 2010 at 3:01 am
Hahahaha….Manusia..manusia,..selalu saja sok tau,sok benar,sok suci…Hahahaha…
July 17th, 2010 at 7:44 am
yang jelas tidak ada agama yang menyelamatkan manuia..
karena mausia dari awal penciptaan sudah bedosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah…
hanya ada 1 cara menuju surga percayalah…
July 31st, 2010 at 3:34 am
Jesus christ….!!????
Yeah …. right….
Konsep dosa asal adalah konsep yang sangat absurd, injustice…
August 17th, 2010 at 9:30 am
hanya Allah yang tahu, baik mukmin atau tidak, jika semua manusia baik. Allah pun mengerti. karna Allah Maha Mengetahui dan Maha Mendengar segala kebaikan.. surga atau neraka urusan Allah.. Yang penting berbuat baik…..
August 24th, 2010 at 5:10 am
tuhan cukup satu allah swt, tidak beranak dan diperanakkan, bukan menyatu lalu di sembah, bukan…………………tuhan adalah dzat yang maha esa……………ga ada ceritanya menanggung dosa ato apa…………..karena islam adalah rahmatan lil alamin di mata tuhan, konsep terorisme di islam ga ada……………………mungkin yang di pertanyakan adalah jihad…………..
August 25th, 2010 at 2:20 am
saya yakin orang kafir pasti masuk NERAKA
tapi kalo mengatakan si anu kafir dan masuk neraka adalah pernyataan yg keliru
karena kalo menyangkut perorangan misal si anu, si itu, maka yg bisa menyatakan / memvonis dia masuk neraka HANYA ALLOH, biarpun dia non muslim,
sekali lagi kafir tempatnya NERAKA