<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Tubuh itu Merekam</title>
	<atom:link href="http://www.imanka.com/516/2012/02/12/tubuh-itu-merekam.html/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.imanka.com/516/2012/02/12/tubuh-itu-merekam.html</link>
	<description>Logika, Filsafat, Epistemologi &#38; Irfan</description>
	<lastBuildDate>Wed, 25 May 2011 05:57:26 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
<xhtml:meta xmlns:xhtml="http://www.w3.org/1999/xhtml" name="robots" content="noindex" />
	<item>
		<title>By: kidipowardoyo</title>
		<link>http://www.imanka.com/516/2012/02/12/tubuh-itu-merekam.html/comment-page-1#comment-303</link>
		<dc:creator>kidipowardoyo</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 15 Jul 2010 02:05:30 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://imanka.com/?p=516#comment-303</guid>
		<description>Salam. s. Muhammad Q.S. 47: 36. menytakan bahwa hidup manusia dimuka bumi HANYALAH &quot;perminan dan senda gurau belaka&quot;.. kemudian ada keterangan tentang takqwa dsb.
Bukankah pada mulanya manusia LAHIR sudah TAQWA, tinggal menjalani riwayat hidupnya yang konon sudah ada jalurnya, jejak seperti jalur bekas dilalui sekor siput. Seekor siput tak mungkin mempunyai jejak lebih dari SARU JALUR. Kenanan, kekiri , naik atau turun ya itulah &quot; perjalanan singkat &quot; selama hidupnya dibumi. Jadiii buat apa susah-susah memikirkan mau kekanan atau keiri? Sedang Allah sendiri memberi OPSI  mau KAFIR atau IMAN silahkan saja.  Lhoo0... apakah hidup ini seperti itu?  Setiap orang mendqpat JADWAL dan JATAH selama hidupnya yang relatif amat singkat. Allah berfirmn  : &quot; Wa llainsyakartum la ajidanakum, wa inkafartum inna adzaabi la syadiid.&quot;   Ya sudah bersyukur saja selama hidup. Kalau bisa jalanai sholat 50 ( limapuluh) kali sehari semalam, menurut PERINTAH aseli Allah kepada Nabi Muhammad. Lhooo Firman Allah yang sungguh benar.. kok ditawar oleh Nabi ? Apakah Allah tidak rasional dengan FirmanNya? Yaaa... sebagai MANUSIA Nabi mempunyai RASIO, bahkan dalam HADIS-nya  mengatakan : &quot; Tidak berAGAMA orang yang tidak menggunakan akalknya.&quot;  Nabi menawar perintah sembahyang 50 kali sehari-semalam , karena beliau menggunakan akalnya. Klu tidak kan perintah itu langsung disanggupi saja, betapapun beratnya.  Inilah rasional alaa agama ISLAM. Dan lhoo Iblis sudah memperingatkan Allah, bahwa dengan menciptakan ADam... anak cucunya akan melakukan penumpahan darah antar sesamanya dan bikin kerusakan dimuka bumi. Lha kok begitu pinternya si IBlis yaa?  Kan sekarang dia bertepuk tangan karena apa yang dikatakan kepada Allah ternyata BENAR. bagaimana to ini sejujurnya saja?
Lho perintah Allah yang SUBSTANSIAL bagi umat manusia ada di s. an Nhl Q.S. 16: 90. yang adalah inti sari DEKLARASI HAM yang 14 abad bru nuncul setalh FirmanNya ditulis di al Quran.  Bagaimana to ini ?  Ekonomi GLOBAL ada di az Zykhruf Q.S. 43: 32.  Kalau sejak itu difahami dan dihayati manusia maka niscaya tak ada &quot;kolonialisme&quot;. &quot;imperialisme&quot; .. dan segala kegiatan ekonomi yang &quot; hanya mencari keuntungan untuk diri sendiri atau komplotan manusia yang serakah uang dan harta benda duniawi ini. Bukan begitu?   Jadiiii... marilah KAJI ulang baik-baik Firmannya di semua kitab suci samawi. sesuai petunjuk Al;lah di s. al Maaidah Q.S. 5: 66, 67, 68 supaya kita tidak semakin DURHAKA dan semakin KAFIR, dan Allah menjaminrejeki umat manusia. Rupanya hidup yang model sekarang ini hanya untuk &quot; ngaji-pumpung&quot;, selagi hidup dimuka bumi memanjakan &quot;keinginan&quot; akan kenikmatan duniawi, kalau bisa yaa sepuas-puasnya. Tokh akhirnya HARUS... mati. Ya sudaah... mari kita lakukan apa saja yang kita sukai, adapun akibat perbuatan setiap orang... orang itu sendiri akan menaggung akibatnya. Gitu aja kok REPOT. Orang sudah ditakut-takuti akan kesengsaraan NERAKA.... juga tidak takut... kecuali yang masih berjiwa kekanak-kanakan dan .. takut kepada MEMEDI. Lhoo kok gituu? terpulang kembali kepada kita masig-masing. Kan  kita pribadi adalah MAJIKAN dari diri ini, mau apa dan bagaimana tergantung perintah MAJIKAN. Dan majikan kita ialah NAFSU kita lihat s. al A&#039;raaf Q.S. 7: 172.. Ingatlah TUHANmu bertanya : &quot; Bukankah AKU ini Tuhanmu ( sesembahanmu.)  Ya  yaa kebanyakan kita menyembah HAWA-NAFSU.sendiri. Mula-mula  SESEMAHAN.. siHAWA-NAFSU memerintahkan sepasang asyik dan masyuk untuk berSENGGAMA dst, maka bermunculan manusia-manusia generasi penerus yang juga &quot; menyembah HAWA-NAFSU.&quot; Pemutar balikan, memutar-mutar lidah hendak memadamkan CAHAYA ALLAH ditulis di s. atTaubah Q.S. 9: 32.  Apakah kita akan ikut-ikutan memutar-mutar lidah hendak memadamkan CAHAya aLLAH ?  mENGAPA ORANG HAMPIR-HAMPIR TIDAK MEMAHAMI ARTI KALIMAT DALAM BAHASANYA SENDIRI. S. AN nIISA q.s. 4: 78. Mari kita renungkan mendlam dan jangan hanya ikut-ikutan atau LATAH. Gunakan akal budi nurani s. al Baqarah Q.S. 2: 269.  Maka barulah kita bisa mengerti HIKMAH dari Allah, kalau tidak ya nggeladrah saja sampai mati.  Ya sudaaaaaag. Merdekaaa.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Salam. s. Muhammad Q.S. 47: 36. menytakan bahwa hidup manusia dimuka bumi HANYALAH &#8220;perminan dan senda gurau belaka&#8221;.. kemudian ada keterangan tentang takqwa dsb.<br />
Bukankah pada mulanya manusia LAHIR sudah TAQWA, tinggal menjalani riwayat hidupnya yang konon sudah ada jalurnya, jejak seperti jalur bekas dilalui sekor siput. Seekor siput tak mungkin mempunyai jejak lebih dari SARU JALUR. Kenanan, kekiri , naik atau turun ya itulah &#8221; perjalanan singkat &#8221; selama hidupnya dibumi. Jadiii buat apa susah-susah memikirkan mau kekanan atau keiri? Sedang Allah sendiri memberi OPSI  mau KAFIR atau IMAN silahkan saja.  Lhoo0&#8230; apakah hidup ini seperti itu?  Setiap orang mendqpat JADWAL dan JATAH selama hidupnya yang relatif amat singkat. Allah berfirmn  : &#8221; Wa llainsyakartum la ajidanakum, wa inkafartum inna adzaabi la syadiid.&#8221;   Ya sudah bersyukur saja selama hidup. Kalau bisa jalanai sholat 50 ( limapuluh) kali sehari semalam, menurut PERINTAH aseli Allah kepada Nabi Muhammad. Lhooo Firman Allah yang sungguh benar.. kok ditawar oleh Nabi ? Apakah Allah tidak rasional dengan FirmanNya? Yaaa&#8230; sebagai MANUSIA Nabi mempunyai RASIO, bahkan dalam HADIS-nya  mengatakan : &#8221; Tidak berAGAMA orang yang tidak menggunakan akalknya.&#8221;  Nabi menawar perintah sembahyang 50 kali sehari-semalam , karena beliau menggunakan akalnya. Klu tidak kan perintah itu langsung disanggupi saja, betapapun beratnya.  Inilah rasional alaa agama ISLAM. Dan lhoo Iblis sudah memperingatkan Allah, bahwa dengan menciptakan ADam&#8230; anak cucunya akan melakukan penumpahan darah antar sesamanya dan bikin kerusakan dimuka bumi. Lha kok begitu pinternya si IBlis yaa?  Kan sekarang dia bertepuk tangan karena apa yang dikatakan kepada Allah ternyata BENAR. bagaimana to ini sejujurnya saja?<br />
Lho perintah Allah yang SUBSTANSIAL bagi umat manusia ada di s. an Nhl Q.S. 16: 90. yang adalah inti sari DEKLARASI HAM yang 14 abad bru nuncul setalh FirmanNya ditulis di al Quran.  Bagaimana to ini ?  Ekonomi GLOBAL ada di az Zykhruf Q.S. 43: 32.  Kalau sejak itu difahami dan dihayati manusia maka niscaya tak ada &#8220;kolonialisme&#8221;. &#8220;imperialisme&#8221; .. dan segala kegiatan ekonomi yang &#8221; hanya mencari keuntungan untuk diri sendiri atau komplotan manusia yang serakah uang dan harta benda duniawi ini. Bukan begitu?   Jadiiii&#8230; marilah KAJI ulang baik-baik Firmannya di semua kitab suci samawi. sesuai petunjuk Al;lah di s. al Maaidah Q.S. 5: 66, 67, 68 supaya kita tidak semakin DURHAKA dan semakin KAFIR, dan Allah menjaminrejeki umat manusia. Rupanya hidup yang model sekarang ini hanya untuk &#8221; ngaji-pumpung&#8221;, selagi hidup dimuka bumi memanjakan &#8220;keinginan&#8221; akan kenikmatan duniawi, kalau bisa yaa sepuas-puasnya. Tokh akhirnya HARUS&#8230; mati. Ya sudaah&#8230; mari kita lakukan apa saja yang kita sukai, adapun akibat perbuatan setiap orang&#8230; orang itu sendiri akan menaggung akibatnya. Gitu aja kok REPOT. Orang sudah ditakut-takuti akan kesengsaraan NERAKA&#8230;. juga tidak takut&#8230; kecuali yang masih berjiwa kekanak-kanakan dan .. takut kepada MEMEDI. Lhoo kok gituu? terpulang kembali kepada kita masig-masing. Kan  kita pribadi adalah MAJIKAN dari diri ini, mau apa dan bagaimana tergantung perintah MAJIKAN. Dan majikan kita ialah NAFSU kita lihat s. al A&#8217;raaf Q.S. 7: 172.. Ingatlah TUHANmu bertanya : &#8221; Bukankah AKU ini Tuhanmu ( sesembahanmu.)  Ya  yaa kebanyakan kita menyembah HAWA-NAFSU.sendiri. Mula-mula  SESEMAHAN.. siHAWA-NAFSU memerintahkan sepasang asyik dan masyuk untuk berSENGGAMA dst, maka bermunculan manusia-manusia generasi penerus yang juga &#8221; menyembah HAWA-NAFSU.&#8221; Pemutar balikan, memutar-mutar lidah hendak memadamkan CAHAYA ALLAH ditulis di s. atTaubah Q.S. 9: 32.  Apakah kita akan ikut-ikutan memutar-mutar lidah hendak memadamkan CAHAya aLLAH ?  mENGAPA ORANG HAMPIR-HAMPIR TIDAK MEMAHAMI ARTI KALIMAT DALAM BAHASANYA SENDIRI. S. AN nIISA q.s. 4: 78. Mari kita renungkan mendlam dan jangan hanya ikut-ikutan atau LATAH. Gunakan akal budi nurani s. al Baqarah Q.S. 2: 269.  Maka barulah kita bisa mengerti HIKMAH dari Allah, kalau tidak ya nggeladrah saja sampai mati.  Ya sudaaaaaag. Merdekaaa.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

